Wamenaker: Magang Nasional Jadi Wadah Asah Kompetensi Lulusan Perguruan Tinggi

Wamenaker: Magang Nasional Jadi Wadah Asah Kompetensi Lulusan Perguruan Tinggi

Jakarta - Wakil Menteri Ketenagakerjaan Afriansyah Noor menegaskan Program Magang Nasional atau MagangHub menjadi wadah strategis bagi lulusan perguruan tinggi untuk mengasah kompetensi yang dibutuhkan dunia kerja sekaligus menjembatani kesenjangan antara kemampuan lulusan dan kebutuhan industri.

Menurutnya, perkembangan kecerdasan buatan (AI) dan transformasi digital telah mengubah lanskap ketenagakerjaan secara cepat. Karena itu, sistem pembelajaran tidak cukup hanya berfokus pada penguasaan teori, tetapi perlu memberikan pengalaman praktik langsung di lingkungan kerja.

“Melalui MagangHub, peserta tidak hanya memperoleh penguatan kompetensi sesuai bidang keahlian, tetapi juga mengasah berbagai keterampilan yang semakin dibutuhkan di dunia kerja, seperti kemampuan komunikasi, kepemimpinan, kreativitas, literasi digital, kecerdasan emosional, dan etos kerja,” jelas Wamenaker, Jumat (!2/6/2026).

Ia menjelaskan Program Magang Nasional dirancang untuk mempersiapkan lulusan perguruan tinggi agar lebih siap memasuki pasar kerja dengan kompetensi yang sesuai kebutuhan dunia usaha dan dunia industri.

“Program ini dirancang untuk mempersiapkan lulusan perguruan tinggi agar lebih siap memasuki pasar kerja dengan bekal kompetensi yang sesuai dengan kebutuhan industri,” ujar Wamenaker.

Pemerintah, lanjut Wamenaker, terus memperkuat kualitas Program Magang Nasional melalui perluasan akses bagi lulusan pendidikan profesi, pemberian manfaat sertifikasi kompetensi melalui Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP), serta penguatan kemitraan dengan dunia usaha dan industri.

“Mari kita jadikan magang sebagai gerakan bersama untuk mencetak tenaga kerja Indonesia yang kompeten, produktif, berkarakter, dan siap menghadapi tantangan masa depan,” katanya.

Sebagai bagian dari penguatan program tersebut, Kementerian Ketenagakerjaan menjalin kerja sama dengan Corporate University Lembaga Administrasi Negara (LAN) untuk meningkatkan kesiapan kerja peserta melalui pengembangan kompetensi dan keterampilan nonteknis (soft skills) yang dibutuhkan di dunia kerja. Kolaborasi itu diwujudkan melalui penyelenggaraan Festival MagangHub yang menjadi wadah sinergi antara pemerintah, perguruan tinggi, dan sektor swasta dalam meningkatkan kompetensi serta kesiapan kerja peserta magang.

Sementara itu, Kepala LAN Muhammad Taufiq menilai program magang tidak hanya menjadi sarana praktik kerja, tetapi juga ruang pembelajaran yang membentuk kompetensi, karakter, dan kesiapan generasi muda menghadapi perubahan.

“Peserta magang menjadi bagian dari organisasi. Mereka tidak hanya bekerja, tetapi juga belajar memahami nilai, budaya kerja, serta mengembangkan keterampilan yang dapat diterapkan di berbagai bidang,” ujar Kepala LAN.

Foto : Antara

Berita Terkait