Dumai - Pemerintah Kota (Pemko) Dumai, Riau, mulai bergerak menata jaringan kabel udara yang selama ini dinilai semrawut di sejumlah ruas jalan dan kawasan publik. Langkah tersebut ditandai dengan pengawasan dan monitoring penertiban serta penataan kabel fiber optik dan kabel listrik yang dipimpin langsung Wakil Wali Kota (Wawako) Dumai Sugiyarto di Mal Pelayanan Publik (MPP), Selasa (23/6/2026).
Penataan utilitas perkotaan ini melibatkan sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait bersama para penyedia layanan internet (Internet Service Provider/ISP) yang beroperasi di Kota Dumai. Program tersebut menjadi bagian dari upaya menciptakan tata kota yang lebih tertib, aman, dan nyaman bagi masyarakat.
Sugiyarto menegaskan, penataan kabel bukan sekadar pekerjaan teknis, tetapi bagian dari komitmen pemerintah daerah untuk menghadirkan wajah kota yang lebih modern dan tertata.
“Kita ingin Kota Dumai menjadi kota yang nyaman, aman, dan memiliki wajah kota yang lebih rapi. Untuk itu, seluruh pihak terkait harus bersinergi dalam melakukan penataan kabel fiber optik maupun kabel listrik agar tidak lagi terlihat semrawut dan mengganggu keindahan kota,” ujar Wawako Dumai.
Menurutnya, keberadaan kabel yang tidak tertata tidak hanya mengurangi estetika kawasan perkotaan, tetapi juga berpotensi menimbulkan risiko keselamatan. Karena itu, penataan dilakukan secara bertahap dengan mengedepankan koordinasi lintas sektor.
Pemerintah Kota Dumai juga mengapresiasi dukungan para penyedia layanan internet yang turut berkomitmen mendukung program penataan jaringan utilitas tersebut.
“Ini bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi juga tanggung jawab bersama. Dengan kolaborasi yang baik antara pemerintah, perusahaan penyedia layanan, dan masyarakat, kita dapat mewujudkan Dumai yang lebih tertata, bersih, dan membanggakan,” tambah Sugiyarto.
Melalui program ini, Pemko Dumai berharap penataan kabel dapat berjalan berkelanjutan sehingga menciptakan lingkungan perkotaan yang lebih aman, memperindah kawasan publik, sekaligus mendukung iklim investasi dan peningkatan kualitas pelayanan publik di Kota Dumai.